Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Hadiri Upacara Bulanan

0
340

BANDAR LAMPUNG, UNIVERSITAS LAMPUNG – Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menghadiri upacara bulanan perdana yang dilaksanakan di Lapangan Rektorat Universitas Lampung, Senin 17 Januari 2022.

Bertindak sebagai pembina adalah Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Karomani, M.Si.. Pada amanatnya, rektor menyatakan gelaran upacara kali ini amat spesial dikarenakan perdana dilaksanakan pasca pandemi. Setidaknya kurang lebih dua tahun sejak Covid-19 menyerang, praktis upacara dan kegiatan yang membuat kerumunan tidak diadakan di lingkungan kampus.

“Bapak dan ibu, seluruh civitas akademika. Saya senang bisa kembali bertemu dan menyapa. Hampir dua tahun kita tidak upacara, dan semoga ini bisa kembali menjadi agenda rutin kita di setiap tanggal 17 dan berharap Covid-19 segera menghilang,” terang pemilik gelar profesor di bidang ilmu komunikasi budaya.

Pada kesempatan yang sama, rektor juga menyampaikan sejumlah kabar baik yang telah dicapai universitas sepanjang awal tahun. Kabar baik tersebut yaitu pencairan dana Asian Development Bank (ADB) sejumlah Rp 600 milyar telah diterima terhitung 13 Januari. Dana pinjaman ini nantinya akan diproyeksi untuk memaksimalkan sejumlah infrastruktur yang ada di kampus hijau, seperti melanjutkan pembangunan di Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan Fakultas Hukum.

Maka, Prof. Karomani, M.Si. pun mengucapkan terima kasih kepada pimpinan universitas sebelumnya yang telah menginisiasi sejak awal yaitu Prof. Sugeng Harianto, dan Prof. Hasriadi Mat Akin, M.P.. Ia menegaskan capaian yang ada ini bukanlah miliknya namun kerja tim, khususnya rektor pendahulu.

“Terima kasih kepada Pak Sugeng dan Pak Hasriadi atas sumbangsihnya. Dana ADB ini kedepan akan kita maksimalkan di pembangunan rumah sakit (RS) di depan. Sudah lama kita rancang namun belum juga rampung, semoga dengan dana ini akan kita selesaikan. Sehingga ketika masa bakti saya rampung, saya tidak meninggalkan gedung mangkrak,” tegas dia.

Capaian berikutnya yang disampaikan oleh rektor adalah kerjasama kampus dengan pemerintah daerah berupa hibah aset tanah. Hal ini berkenaan dengan kebijakan perluasan akses pendidikan sehingga Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menghibahkan aset seluas 5 hektar,dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang 10 seluas 10 hektar untuj didirikan Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU).

Terakhir capaian kinerja lainnya adalah telah diajukannya dokumen perubahas status lembaga dari Perguruan Tinghi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU) ke Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH). Pria yang akrab disapa Aom ini menyatakan perubahan status ini adalah sebuah keharusan untuk dapat mendorong lembaga menjadi lebih baik.

“Saya semoat bicara d3ngan mantan menteri pendidikan M. Nuh dan Pak Nasir, pilihan civitas academica Unila sudah tepat. PTNBH akan memuluskan visi kampus untuk menjadi perguruan tinggi yang berdaya saing. Bismillah semoga Unila bisa menjadi Top 10 University dengan bekal PTNBH ini,” urai dia menjelaskan.

Seperti diketahui, upacara bulanan perdana ini turut dihadiri jajaran pimpinan universitas dan fakultas. Sejumlah dosen dan tenaga pendidikan pun hadir dari delapan fakuktas yang ada di Universitas Lampung yaitu Fakultas Hukum, Fakuktas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakuktas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan Fakultas Kedokteran.

LEAVE A REPLY